Corona Belum Usai, Karantina Medan Diminta Waspadai Serangan Virus Influenza Babi G4

Kategori : TINDAKAN KARANTINA


Kualanamu| Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil menginstruksikan agar semua jajarannya, yakni Karantina Pertanian meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan Virus Influenza Babi Genotip 4 (G4).

“Hal ini sesuai dengan Surat Edaran yang dikeluarkan Kepala Badan Karantina Pertanian No.B.8710/KR.120/K.2/07/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Virus Influenza Babi Genotip 4 (G4),” kata Kepala Kepala Karantina Medan, Hafni Zahara, Kamis (23/7/2020) di ruang kerjanya.

Menurut Hafni, keluarnya Surat Edaran Kepala Badan Karantina Pertanian itu karena adanya sejumlah peneliti di China menemukan virus flu babi yakni G4 EA H1N1 yang disebut-sebut berpotensi menjadi pandemi. Meski belum ada bukti bahwa virus ini menular dari manusia ke manusia, tetapi pemerintah Indonesia, kata Hafni, dituntut untuk menanggapi serius temuan ini.

"Saat ini memang belum ada laporan terkait virus tersebut. Tetapi, Karantina Medan di Bandara Kualanamu harus lebih mewaspadai agar virus tersebut tidak masuk ke Sumatera Utara," kata Hafni.

Pengawasan, dilakukan di kedatangan Internasional dengan memantau dan memeriksa satu persatu barang bawaan penumpang. Dan, bila ada penumpang yang kedapatan membawa komoditas pertanian baik hewan maupun tumbuhan tanpa dilengkapi dokumen Karantina, maka komoditas tersebut segera diamankan menunggu proses lebih lanjut, kata drh.Wiwin yang saat itu bertugas di Bandara Kualanamu

Hafni juga mengingatkan agar seluruh petugas Karantina Medan selalu mengikuti protokol kesehatan dalam menjalankan tugasnya di tengah pandemi Covid-19. Proteksi diri dengan selalu menjaga kesehatan agar tubuh terhindar dari penyakit.

“Mari lindungi pertanian kita dari ancaman hama penyakit hewan dan tumbuhan dari luar negeri dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dalam bertugas,” tutup Hafni.


  INFO TERKAIT