Tingkatkan Edukasi Ekspor, Kepala Karantina Medan Paparkan Gratieks Dan Penanaman Porang

Kategori : BKP KELAS II MEDAN


Bahorok (06/99), BPTP Sumut menggelar Bimbingan Teknis (bimtek) terkait "Peningkatan Kapasitas Petani Dan Penyuluh Dalam Rangka Penderasan Desiminasi Inovasi Teknologi Menuju Sumatera Utara Yang Maju, Aman Dan Bermartabat". Kegiatan dilaksanakan di kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bahorok Desa Timbang Jaya, Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat.

Kepala BPTP Medan Khadijah El Ramija selaku pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa acara nantinya akan diisi oleh narasumber yang profesional di bidangnya masing-masing.

"Bagaimana bercocok tanam yang baik, dan apa kendalanya, kemudian Budidaya Tanaman Porang ekspor, serta cara penanganan dan perlindungan Sapi dari penyakit mulut dan kuku (PMK), dan nantinya boleh ditanyakan kepada para narasumber dan penyuluh kita,"jelasnya.

Kepala Karantina Pertanian Medan Lenny Hartati Harahap dalam paparannya menyampaikan tentang Penerapan Standar Budidaya dan Penanganan Yang Baik Mendukung Gratieks Komoditas Porang.

"Porang merupakan tanaman hutan dan saat ini banyak tumbuh di Kabupaten Langkat, jadi saya mengajak para petani untuk dapat mengembangkan tanaman Porang tersebut, dan bila budidaya serta pasca panennya berhasil, maka kita akan fasilitasi ekspornya, papar Lenny dalam materi nya.

Dalam budidaya tanaman Porang, tidak dianjurkan menggunakan bahan pestisida, karena nantinya akan ditolak negara tujuan.

"Persyaratan ekspor secara umum, selain jaminan mutu produk, penting juga pemenuhan persyaratan keamanan pangan, serta bebas OPT, kemudian ketertelusuran kesehatan produk kita,"paparnya.

Selanjutnya disampaikan juga manfaat tanaman Porang bagi Kesehatan

"Selain kaya serat, Porang juga cocok untuk diet, kemudian dapat menurunkan berat badan serta kadar Kolesterol dan kadar gula darah, begitu juga dapat mencegah kanker, mengatasi sembelit, serta masih banyak lagi khasiat dari tanaman Porang.

Bimbingan Teknis ini merupakan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengembangan budidaya komoditas pertanian dan juga untuk mendukung Gerakan Tiga Kali lipat Ekspor Pertanian (Gratieks), imbuh Lenny menutup pemaparannya.

Narasumber selanjutnya dari Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat terkait "Rencana Strategis dan Prosedur Pelayanan Pertanian di Pemerintah Kabupaten Langkat", kemudian dilanjutkan dengan paparan Kepala BPTP Medan mengenai "Teknologi Padi Produksi Tinggi Mendukung Pencapaian IP 400".

Materi berikutnya diisi dari Balai Veteriner Medan terkait "Upaya Pencegahan dan Penanganan PMK di Kabupaten Langkat", dan terakhir mengenai "Teknologi Pengolahan Pupuk Organik dari Kotoran Ternak Sapi".

Setelah pemaparan materi dari narasumber, para petani dan peternak melakukan tanya jawab terkait topik pembahasan bimtek tersebut.


  INFO TERKAIT