PROFIL LABORATORIUM


PROFIL LABORATORIUM

 

Laboratorium Uji Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan merupakan bagian yang sangat penting dalam pelaksanaan dalam tugas pokok dan fungsi karantina pertanian, yang merupakan tempat deteksi, identifikasi, determinasi, dan intersepsi organisme pengganggu tumbuhan karantina dan Hama Penyakit Hewan Karantina.Adapun sasaran dari tindakan pemeriksaan dalam melaksanakan tugas pokoknya adalah mencegah masuk dan tersebar orgnisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), dan hama penyakit hewan karantina (HPHK) kedalam wilayah Negara Republik Indonesia serta keluarnya organisme pengganggu tumbuhan tertentu dari wilayah Negara Republik Indonesia.

Adapun hasil pelaksanaan pemeriksaan secara visual di lapangan dan secara mikroskopis di laboratorium tersebut, merupakan bagian pokok atau key point dalam pengambilan keputusan dapat atau tidak dapatnya suatu komoditi pertanian yang merupakan media pembawa organisme pengganggu tumbuhan karantina dan hama penyakit hewan karantina dimasukkan/dikeluarkan atau dilalulintaskan antar area/ dari atau kedalam wilayah Negara Republik Indonesia.

Laboratorium mengacu dan menerapkan system manajemen mutu yang mengacu pada kompetensi laboratorium pengujian dan laboratorium kaliberasi yang diatur dalam ISO/IEC 17025:2017 sesuai dengan lingkup kegiatan pengujian. Sehingga diharapkan dalam lalu lintas perdagangan komoditi pertanian mendapat pengakuan negara mitra dagang karena telah mendapat jaminan kualitas, karena produk yang dikirim telah bebas OPT/OPTK dan HPH/HPHK.

Salah satu hal penting dalam meningkatkan mutu pelayanan adalah dengan mempunyai suatu sistem manajemen mutu yang mengatur segala kegiatan yang berlaku dalam suatu laboratorium baik dalam aspek administrasi maupun aspek teknis laboratorium. Pelaksanaan system mutu pada laboratorium Uji Balai  Karantina Pertanian Kelas II Medan dituangkan dalam panduan mutu, yang merupakan acuan dan petunjuk operasional bagi seluruh manajemen dan personel laboratorium.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 22/Permentan/OT.140/4/2008 tanggal 3 April 2008, BKP Kelas II Medan merupakan organisasi di bawah Badan Karantina Pertanian.  Salah satu fungsi BKP Kelas II Medan adalah menyelenggarakan uji rujukan terhadap media pembawa HPH/HPHK, OPT/OPTK dan keamanan hayati untuk laboratorium karantina hewan dan karantina tumbuhan di bawah lingkup Badan Karantina Pertanian.

 

Laboratorium BKP Kelas II Medan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan bisa sanggup menyelesaikan pengujian dalam waktu maksimal 21 hari. Dalam hal kondisi yang menyimpang dari yang ditentukan, laboratorium berkewajiban memberikan informasi kepada pelanggan.

 

Kemampuan uji laboratorium BKP Kelas II Medan adalah :

 

“ Melakukan deteksi OPT/OPTK dan HPH/HPHK pada sampel media pembawa yang dilalulintaskan ke/dari wilayah RI dan yang diantarareakan  di dalam wilayah RI, serta sampel dari hasil kegiatan pemantauan OPT/OPTK dan HPH/HPHK yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis Karantina Pertanian di tempat-tempat pemasukan dan pengeluaran” .

RUANG LINGKUP

 

RUANG LINGKUP PENGUJIAN LABORATORIUM KARANTINA TUMBUHAN

Jenis Pengujian

Jenis Sampel

Metode Pengujian

Metode Acuan

Cendawan

1. Helminthosporium solani

 

Serangga

1. Hypothenemus hampei

 

 

 

2. Trogoderma granarium

 

 

Kentang

 

 

Kopi

 

 

 

Biji-bijian

 

Metode Inkubasi dengan Botter Test

 

Metode Identifikasi berdasarkan Morfologi

 

Metode Identifikasi Trogoderma granarium Everts berdasarkan Protokol Diagnostik ISPM 27

 

IKMM.001 (Metode Inkubasi dengan Blotter Test)

 

IKME. 001   (Metode Identifikasi berdasarkan Morfologi)

 

 

IKME. 002 (Metode Identifikasi Trogoderma granarium Everts berdasarkan Protokol Diagnostik ISPM 27)

 

 

 

 

 

RUANG LINGKUP PENGUJIAN LABORATORIUM KARANTINA HEWAN

Jenis Pengujian

Jenis Sampel

Metode Pengujian

Metode Acuan

 

Virus

1. Avian Influenza (AI)

 

Bakteri

1. Cemaran Mikroba

 

 

 

Serum

 

 

 

Bahan Asal hewan dan Hasil Bahan Asal Hewan

 

Metode Haemaglutination Inhibition (HI)Test

 

 

Metode TPC

 

 

IKMVH.001 (Metode   HI)

OIE. 2009

 

 

IKMBH. 001 (ISO 2897 : 2008)

 

Laboratorium Karantina Tumbuhan Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan mempunyai kegiatan pengujian terhadap media pembawa dan spesimen OPT/OPTK , meliputi :

a. Deteksi / determinasi / identifikasi cendawan

b. Deteksi / determinasi / identifikasi bakteri

c. Deteksi / determinasi / identifikasi virus

d. Deteksi / determinasi / identifikasi serangga

e. Deteksi / determinasi / identifikasi gulma

f. Deteksi / determinasi / identifikasi nematoda

 

Laboratorium Karantina hewan BKP Kelas II Medan mempunyai kegiatan pengujian terhadap media pembawa dan spesimen HPH/HPHK , meliputi :

a.  Identifikasi  virus

b. Dignostik/ identifikasi bakteri

c.  Diagnostik / identifikas molukuler

d. Identifikasi perubahan parasitologi.

BKP Kelas II Medan menerapkan dan memelihara sistem manajemen mutu laboratorium berdasarkan persyaratan ISO/IEC 17025:2017sesuai dengan ruang lingkup kegiatan operasional laboratorium dengan

  • Ruang lingkup akreditasi Karantina Tumbuhan yakni pengujian cendawan Helminthosporium solani pada kentang menggunakan metode Inkubasi dengan Blotter Test, pengujian serangga Hypothenemus hampei pada biji kopi menggunakan metode Identifikasi berdasarkan Morfologi, serangga Trogoderma granarium pada biji-bijian menggunakan Metode Identifikasi berdasarkan Morfologi.
  • Ruang lingkup akreditasi Karantina Hewan yakni pengujian virus Avian Influensa (AI) pada serum menggunakan Metode Haemaglutination Inhibition (HI) Test, pengujian Bakteri Cemaran Mikroba pada Bahan Asal Hewan dan Hasil Bahan Asal Hewan menggunakan Metode TPC